Critical Thinking in EFL Classroom: Teori, Praktik, dan Tantangannya

Category:
Description

Description

  • Penulis : Nurianti Sitorus, S.S., M. Hum., Dr. Dwi Sloria Suharti, S.Pd., M.Pd., Dr. Niswatin Nurul Hidayati, S.S., M.A., CDMP.
  • ISBN :
  • Copyright © Juli 2026
  • Ukuran: 15.5 x 23 cm
  • Hal: 263
  • Soft Cover
  • Book Paper
  • Sinopsis:membawa perubahan besar terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran English as a Foreign Language (EFL). Pada era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0 yang kini berkembang menuju Society 5.0, penguasaan bahasa Inggris tidak lagi dipandang semata sebagai kemampuan berkomunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, berinovasi, serta mengambil keputusan secara rasional berdasarkan bukti. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Inggris perlu mengalami transformasi dari pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan struktur bahasa menuju pembelajaran yang mendorong peserta didik menjadi pembelajar aktif, reflektif, dan kritis.Kemampuan critical thinking merupakan salah satu kompetensi utama abad ke-21 yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik. Berpikir kritis memungkinkan individu untuk menganalisis informasi secara objektif, mengevaluasi berbagai sudut pandang, membedakan fakta dan opini, menyusun argumentasi yang logis, serta menghasilkan solusi yang kreatif terhadap berbagai persoalan. Dalam konteks pembelajaran EFL, kemampuan tersebut menjadi semakin penting karena peserta didik dituntut tidak hanya memahami bahasa Inggris sebagai sistem linguistik, tetapi juga mampu menggunakan bahasa tersebut sebagai alat untuk berpikir, berkomunikasi, dan berpartisipasi dalam masyarakat global yang semakin kompleks.

    Buku ini disusun sebagai salah satu referensi akademik yang mengintegrasikan landasan teoritis, hasil penelitian, praktik pembelajaran, serta perkembangan terkini dalam pengembangan critical thinking di kelas EFL. Pembahasan disajikan secara sistematis, mulai dari konsep dasar berpikir kritis, teori-teori yang melandasinya, hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan pembelajaran bahasa Inggris, strategi pembelajaran, desain pembelajaran, asesmen, pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI), praktik-praktik terbaik (best practices), hingga berbagai tantangan dan rekomendasi implementasi pada berbagai jenjang pendidikan. Dengan demikian, buku ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai bagaimana kemampuan berpikir kritis dapat dikembangkan secara efektif melalui pembelajaran bahasa Inggris.

    Penyusunan buku ini didasarkan pada berbagai literatur mutakhir, hasil penelitian, serta pengalaman praktis dalam bidang pendidikan bahasa Inggris. Penulis berupaya menyajikan pembahasan yang tidak hanya memiliki landasan akademik yang kuat, tetapi juga relevan dengan kebutuhan guru, dosen, mahasiswa, peneliti, calon pendidik, serta para praktisi pendidikan yang ingin mengembangkan pembelajaran EFL yang lebih inovatif, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21.

Reviews (0)

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Critical Thinking in EFL Classroom: Teori, Praktik, dan Tantangannya”

Your email address will not be published. Required fields are marked *